Wednesday, 5 January 2011

Mencermati Pesatnya E-Commerce

Perubahan zaman dan kemajuan yang terjadi di bidang teknologi, khususnya teknologi informasi telah merubah pola dan tingkah laku manusia. Termasuk salah satunya dalam upaya memenuhi kebutuhan hidupnya.
Prinsipnya, teknologi selalu memberikan kemudahan bagi manusia. Sehingga pengorbanan yang timbul untuk memenuhi kebutuhan tersebut semakin berkurang. Waktu yang semakin singkat, tenaga lebih hemat, dan efektif. Misalnya saja apabila anda lagi berada di rumah menikmati indahnya bercengkerama dengan keluarga. Anda akan menghubungi salah satu nomor telepon untuk melakukan pemesanan makanan dan minuman. Sekitar 30 menit kemudian pesanan anda akan sampai dan melakukan pembayaran secara tunai kepada si pengantar makanan. Anda sudah dapat menikmati makanan yang dipesan bersama keluarga tercinta.
Ini adalah salah satu bentuk contoh pemanfaatan teknologi.
Perkembangan yang terjadi pada teknologi internet semakin dirasakan manfaatnya, seperti pembelian tiket, pakaian, produk elektronik, dan sebagainya secara on-line. Ini jelas menguntungkan. Para pedagang tidak perlu lagi mengeluarkan biaya yang besar untuk menyewa toko dan penjaganya. Para calon pembeli tidak mesti pergi ke pasar untuk sekedar melihat produk-produk yang diinginkannya. Cukup mengunjungi situs dari pihak yang menawarkan produk/ jasa. Apabila ada yang diminati dapat melakukan kegiatan berbelanja dan melakukan pembayaran yang juga secara on-line.
Melihat dari fenomena ini, diyakini bahwa hingga 2015 akan terjadi lonjakan yang sangat besar pada sektor ini. Uraian di atas sudah termasuk kategori E-Commerce.
Namun untuk lebih jelasnya, di sini akan dikutip pendapat dari salah seorang ahli (Onno W. Purbo), terkait dengan e-commerce:
Umumnya orang berfikir e-commerce adalah online shopping – belanja di, membeli barang melalui Web.
Terus terang Web shopping / online shopping sebetulnya hanya sebagian kecil sekali dari belantara e-commerce. Web shopping yang termasuk di dalamnya transaksi online stok, men-download software langsung dari web sebetulnya menghubungkan bisnis ke konsumen ini hanya sekitar 20% dari total e-commerce, sedang sebagian besar sebetulnya lebih banyak berupa hubungan dagang bisnis ke bisnis yang memudahkan proses pembelian antar perusahaan-perusahaan. Banyak orang berharap supaya dimungkinkan terjadinya transaksi mikro yang memungkinkan orang membayar dalam bentuk recehan –beberapa ribu / ratus rupiah – untuk mengakses content atau game di Internet.

Pihak-pihak yang akan meraup keuntungan dari teknologi e-commerece , antara lain:
1. Produsen/Pedagang/Penyedia Jasa.
2. Para Developer Perangkat Lunak
3. Para tenaga security IT, dan
4. Penyedia jasa kurir.

No comments:

Post a Comment